Jan 11, 2012

Sendiri Untuk Seketika

Lama tanpa nukilan

Terlalu banyak kisah yang berlaku sepanjang periode 'rehat' dari nukilan alam maya

Ada kisah indah buat hati berbunga-bunga
Juga episode sedih, kecewa berselit elemen sesal
Kerana lumrah aku manusia
Lemah, hakikat kejadianku begitu

Aku mencari ruang segenap itu
tempatkan diriku di celahan
biar sempit namun terasa luas

Sendiri, antara rasa dan hakikat
juga takdir hujung

Sendiri, walau ramai sekali
buatku takut melangkah
bertingkah juga ku tidak bisa
gagap semua yang aku petah

Bawa diri jauh dari ramai
seketika ku bawa hati menyendiri
refleksi segala silam yang takkan terputar kembali
hingga saat dihitung kanan dan kiri

Aku insafi khilafnya diri
terkadang sesat, alpa

dibuai arus dunia
dijangkiti wahan akhir zaman

Meski mulut terkumat kamit
memohon segala yang indah
untuk yang fana, juga yang abadi

Meski nadi terus bergerak ikut perintah
aliran cairan merah masih berkadaran fitrah

Apa sudah hilang manisnya
pada ibadah?

Wahai Sang Penciptaku,
ampuni diri ini, kembali kepada Mu
tanpa hijab yang menghalangi
tanpa calitan noda, cinta yang suci

Quran Search

What is Phonetical Search ? Help | Feedback | Recommend
 
  Search for:    

   When showing results;

Show Phonetics   Show Translation

 

Recent Visitors

Weather ( InsyaAllah )