Tentang kuning
Kisah warna penuh sensasi
cerita tentang kebangkitan si marhaen
Yang terzalimi sekian lama
Dibodohkan dengan cerita-cerita palsu
Rekaan kroni sang Jaguh
Jaguh yang rajin menaburkan janji manis
Namun selalu mengecewakan
Tentang kuning
cerita ketakutan si angkuh dan zalim
Bertahun dia berada di atas
Bersenang-lenang dengan kemewahan hasil ragut
Hasil rampasan, hasil curian, hasil rompakan
Dari si marhaen yang tertipu
Menderita tanpa suara
Kadang didengar namun tak diendah
Dan akhirnya disenyapkan begitu saja
Bodoh sombong!
Andai dia tidak mahu berubah
Dia yang tidak sedar hakikat dirinya
Yang berulang kali ditipu
Bangkitlah!
Di dalam kesatuan dan kebersamaan
Beragendakan nilai anggukan universal
Keadilan dan keamanan
Xantophobia, gejala takut kepada warna kuning atau perkataan kuning
This is just a short written idea about me, my feeling, my thought, my study, my friend..
Jul 9, 2011
Jul 4, 2011
Kekasih Maya
| personifikasi membuatkan alam bisa berbicara pada perspektif manusia, namun kenyataannya mereka bahkan senantiasa berzikir memuji sang Pencipta |
Lama
sudah terlalu rindu pada sang empunya
detak hati kekasih mayaku ini
ketika personifikasi kuberikan padanya
Maaf
reaksiku beserta rasa bersalah padanya
kutinggalkan dia kerinduan
tanpa alasan munasabah
Dengarkan
kini aku kembali padamu
membawa harapan baru
buatmu kekasih mayaku
Ah!
jangan bermanis bibir
takutku pisang berbuah dua kali
kerana kau manusia
harapan padamu berhujung kecewa
namun harapan pada Tuhan
berhujung bahagia
sekadar muhasabah tentang pengharapan dan ketergantungan.
May 8, 2011
Pagi Hari Ibu
Hampir berkurun ku tinggalkan ruangan nukilan tanpa kata.
tiba-tiba mood' untuk bermadah menjelma. mungkin kerana hati yang akhir-akhir ini rindu basah. rindu pada cinta Dia. rindu pada orang-orang yang dicintai keranaNya.
Hari ini hari istimewa buat seseorang yang amat bererti dalam hidupku. airmata jatuh tak tertahankan saat mengenang hari ini. soalnya, adakah hanya hari ini aku rindu dia? sungguh tidak. Aku bahkan setiap saat merinduinya. insan yang menyambut tangisanku dengan kecupan hampir 21 tahun yg lalu. dia, yang kemudian tak pernah jemu melayan kerenahku.
Allah.. aku sayang dia..
semoga dia selalu dalam rahmatMu. tidak ingin aku kehilangan dia saat aku masih belum membuahkan hasrat hatinya dan impiannya. Namun, segala ketentuaMu wajib ku terima seikhlas hatiku.
Singkap kembali setahun lalu ketika hari yang sama tiba, Hari istimewa buat insan yang terlalu istimewa di hatiku.
Begitu banyak perubahan yg berlaku sepanjang setahun itu. Wajah cantikmu kini kian berseri ketika hijab mu menutupi rambut hitammu. Allah.. semakin kau ingin mendekatiNya.
Kerana kau selalu bilang kau tidak tahu hari lahir mu bila, maka ku anggap setiap hari ibu adalah hari lahir mu.
Justeru, dengan penuh rasa rindu, cinta dan kasih sayang, ku ucapkan seikhlas hati..
kurindukan kecupanmu dan peluang utk mengecup tangan, kedua pipi dan dahimu.. sperti yang selalu ku lakukan dulu.. setiap pagi sebelum ku langkahkan kakiku ke sekolah..
Sabarlah menanti kepulanganku setahun lagi.. sampai ketemu.. Andi sayang mama.. :):);)
dan itu takkan pernah berubah insyaAllah.. sampai ke akhirnya..
Sekian dulu coretan kali ini.
Wassalam wbt
Feb 25, 2011
Hampir saja
Hampir terjatuh
mutiara tanpa cahaya
menuruni alis mata
membasahi ruang muka
Hampir terbelenggu
buntu tanpa arah
bisu tanpa suara
merenung dosa-dosa
Hampir lupa
Tuhan masih ada
mengampuni dan menyayangi
sepenuh masa
Biar sebesar mana
Biar setinggi apapun
dosa-dosa
Alhamdulillah, hampir saja..
mutiara tanpa cahaya
menuruni alis mata
membasahi ruang muka
Hampir tak bisa bangun
terjatuh dari lereng-lereng bukit
menuju gaung nan dalam
Hampir terbelenggu
buntu tanpa arah
bisu tanpa suara
merenung dosa-dosa
Hampir lupa
Tuhan masih ada
mengampuni dan menyayangi
sepenuh masa
Biar sebesar mana
Biar setinggi apapun
dosa-dosa
Alhamdulillah, hampir saja..
Subscribe to:
Posts (Atom)